INSIDIOUS chapter 2: Menguak Misteri Masa Lalu Sang Ayah

Posted: September 26, 2013 in Resensi Film/TV
Tags: ,

Insidious 2 trailer  (Screengrab)EUFORIA kesuksesan film The Conjuring, mau tak mau berimbas pada film kelanjutan Insidious yang tayang beberapa bulan setelahnya. Di hari awal penayangannya, bangku-bangku bioskop terisi penuh oleh penonton film yang juga disutradarai oleh James Wan dan dibintangi Patrick Wilson ini. Rupanya penonton film di Indonesia masih hobi ditakut-takuti ya? hehehe. Bagi anda yang belum menonton bagian pertama film Insidious, direkomendasikan untuk menontonnya terlebih dahulu sebelum menonton film ini. James Wan sepertinya tak mau berpanjang-panjang mengenalkan tokoh-tokoh dalam film, serta menjelaskan benang merah antara bagian pertama film ini dengan sekuelnya. James lebih suka langsung menggedor nyali penonton dengan adegan-adegan seram dan menakutkan. Tidak ingat akhir bagian pertama? oh, baiklah, saya beritahu anda. Keluarga Lambert yang baru saja lega setelah menyelamatkan anak mereka yang bernama Dalton dari alam gaib, ternyata  belum bisa hidup dengan tenang. Paranormal bernama Elise yang membantu mereka berkomunikasi dengan dunia arwah, ditemukan telah tewas. Renai, istri Josh, mencurigai suaminya dirasuki mahluk jahat sepulangnya dari alam baka. Bahkan setelah kepindahan keluarga itu ke rumah lama Josh, teror hantu terus terjadi.

Adegan dibuka saat Josh kecil, dibantu Elise yang masih muda, menutup indera keenam Josh agar dirinya tak lagi diganggu mahluk halus (hal ini sempat disinggung pada film pertama). Lorraine, ibu Josh, mau tak mau harus menyelidiki kembali kaitan antara peristiwa di masa lalunya dengan kondisi keluarga anaknya sekarang. Dibantu Carl, kawan lama Elise, serta dua anak buahnya yang konyol, Lorraine berusaha mencari tahu siapakah hantu yang selama ini penasaran ingin sekali merasuki tubuh anaknya. Sementara itu, Renai dan anaknya terus menerus diteror oleh hantu menyeramkan hingga membuat dirinya terluka. Semakin lama, dirinya pun menyadari kejanggalan sifat suaminya. Lalu, siapakah hantu yang menyebabkan kekacauan di keluarga Lambert? jangan khawatir, tak sampai setengah durasi film semua jawaban terungkap. Anda hanya tinggal duduk dan sabar menanti adegan kejutan menyeramkan sambil berusaha menutup mata.

insidious2-hershey-mirrorghost-full

Bila bagian pertama ketegangan dibangun dari mulai tingkat rendah lalu memuncak di ujung film, bagian kedua sudah menyajikan adegan menakutkan dengan tempo cepat sejak awal. Beberapa adegan kilas balik masa lalu Josh dan ibunya, menjadi trik penulis skenario bagaimana menjelaskan alur cerita daripada harus memakai dialog. Tak seperti film pertama, kali ini tokoh Josh dan Renai harus berbagi porsi sama besar dengan tokoh-tokoh lainnya. Hal ini sedikit mengganggu, apalagi sepertinya dua tokoh pemburu hantu selalu melucu pada adegan yang sebetulnya agak “maksa”. Beberapa adegan bisa membuat saya menjerit, namun hampir tak ada dialog yang memorable. Menyaksikan keseluruhan film Insidious pertama dan kedua ini rasanya seperti minum rootbeer-float. Jika bagian pertama anda menikmati rootbeernya, maka bagian kedua seperti menghabiskan sisa eskrimnya.

url

Beberapa adegan pencarian menggunakan handycam malah mengingatkan saya pada film laris Paranormal Activity (PA). Tak heran, karena film ini juga diproduseri oleh Oren Peli yang juga produser film PA. Sedikit bocoran, ada adegan film yang mengingatkan saya pada rangkaian film horor Jepang Ju-on, di mana terjadi tumpang-tindih waktu antara masa lalu dan masa kini. Apakah film ini layak untuk ditonton? Jika anda penggemar film horor, saya merekomendasikan film ini. Tapi untuk dikoleksi, rasanya masih lebih baik Insidious pertama.

3S7C3257.CR2

@windddo

INSIDIOUS: Chapter 2| Sutradara: James Wan | Penulis: Leigh Whannell, James Wan | Pemain: Patrick Wilson, Rose Byrne, Ty Simpkins, Lin Shaye, Barbara Hershey | Produser: Oren Peli | Blumhouse Production | Durasi: 106 menit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s