Pesta Budaya dan Kuliner di Acara Pesta Rakyat Maluku

Posted: August 24, 2013 in Travel
Tags:

A015HARI Sabtu, tanggal 24 Agustus 2013 digelar acara bertajuk Pesta Rakyat Maluku yang diselenggarakan di Parkir Timur Gelora Bung Karno. Sebenarnya informasi mengenai acara ini saya dapatkan dari rekan kerja saya di kantor yang kebetulan memang asli dari Ambon, Maluku. Rupanya, kerinduan rekan kerja saya yang sudah belasan tahun belum sempat pulang ke Ambon membuatnya ingin menghadiri acara tersebut. Pesta Rakyat Maluku rencananya akan menggelar bazaar, kuliner khas maluku, serta panggung seni budaya. Saya dan beberapa teman saya yang lain yang kebetulan memang berasal dari Maluku dan ada juga yang biasa bolak-balik ke Maluku seperti saya, ingin mencicipi lagi kuliner-kuliner khas Maluku yang terkenal lezat dan menggugah selera itu.

Seperti yang diinformasikan, perhelatan budaya dalam rangka peringatan hari ulang tahun PMIB (Pemuda Maluku Indonesia Bersatu) ke-7 ini memang menghadirkan ragam khas kuliner, cinderamata, dan juga pentas kesenian yang meriah. Penyuka wisata kuliner benar-benar dimanjakan dengan aneka makanan khas Maluku dari mulai menu nasi, seperti nasi kuning ikan, nasi pulut unti, nasi pulut srikaya, kemudian ada juga penganan khas camilan Maluku seperti papeda kuah kuning, wajit jagung, gogos, roti goreng, asida (makanan khas bulan Puasa), serta banyak lainnya. Wah! saya yang kangen dengan makanan-makanan khas Maluku benar-benar kekenyangan karena ingin mencoba semuanya😀.

Acara Pesta Rakyat Maluku dibuka oleh Wakil Gubernur DKI, Basuki Tjahya Purnama atau yang sering disapa Ahok. Dalam sambutannya, Ahok berharap acara ini bisa dimasukkan ke dalam agenda wisata Jakarta dan menjadi acara rutin dengan tanggal tetap setiap tahunnya. Usulan ini disambut meriah oleh pengunjung yang sebagian besar warga keturunan Maluku. Setelah itu, panggung seni menampilkan atraksi upacara adat Pukul Manyapu. Aksi yang cukup ekstrim dengan memukulkan sapu ke tubuh sendiri hingga berdarah ini merupakan peringatan pertempuran Kapahaha yang menggambarkan perjuangan tak kenal takut pemuda Maluku dalam mengusir penjajah.

Walau cukup meriah, ditambah makanan yang dijual dengan harga terjangkau, tak beda jauh dengan yang pernah saya beli di Ambon, seharusnya acara yang juga diprakarsai oleh Glen Fredly sebagai koordinator ini ditata lebih baik dengan tenda-tenda yang lebih  bagus serta lokasi yang lebih memadai. Pengaturan stand-stand yang ada juga akan lebih baik bila diatur sesuai kategori apakah itu kuliner, ataukah cinderamata. Saya yang sudah jatuh cinta dengan tanah Maluku berharap acara ini bisa berlangsung setiap tahun di Jakarta dan dipromosikan untuk umum, agar lebih banyak masyarakat mengenal dan mencicipi kelezatan makanan dari Maluku.

@windddoA002

Pilih-pilih makanan

A003

A005

A006

Ada yang mau Papeda?

A010

A013

Wagub DKI memberikan sambutan

A014

Atraksi Pukul Manyapu

pesta.rakyat.maluku

Comments
  1. rickyyuliam says:

    Mantap Nih…
    Kemarin sabtu saya juga pergi…
    salam basudara
    ale rasa beta rasa….

  2. Wah seru banget kayaknya. Di Jakarta banyak ya event2 seperti ini? Di Bali jarang sekali. Padahal kan lumayan sepertinya, bukan cuma orang Indonesia saja yang bisa ikut mencicipi, tapi juga turis mancanegara yang kebetulan sedang berlibur di Bali.

  3. ican says:

    saya juga ada disana kemarin…..sambutan buat Dodi lebih meriah ketimbang Gleen F xixixixi but OverAll acaranya kerenn …katong baronggeng sampe babasuaar lummayan buat mngobati rindu kampung halamaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s