Pria Murah Senyum Itu Telah Tiada (in Memoriam Mr. Suharjo Lee)

Posted: January 24, 2013 in Lain-lain
Tags:
Pak Suharjo saat Family Gathering di Anyer (foto: dok. Dewanto L. Koedoeboen)

Pak Suharjo saat Family Gathering di Anyer (foto: dok. Dewanto L. Koedoeboen)

BENAR kata salah satu rekan kerja saya dulu saat saya baru bergabung di perusahaan. Dia berkata kalau Pak Suharjo Lee adalah “kembang” nya perusahaan. Bagaimana tidak? Manajer divisi IT ini memiliki kepribadian yang charming, selalu tersenyum pada siapa saja, ramah kepada semua orang, tak peduli dia karyawan lama ataupun baru. Kebiasaanya juga memanggil hampir semua orang dengan ucapan “say” membuatnya dekat dengan seluruh karyawan.

Itulah sebabnya, ketika semua orang mendengar kabar kematiannya yang mendadak hari Kamis sore (23 Jan 2013), rasanya seperti tak percaya. Pak Harjo yang segar bugar, hobi badminton dan tak pernah kelihatan sakit itu dikabarkan meninggal. Saya sendiri agak sulit menerima karena masih berharap bahwa berita itu salah. Akan tetapi, semakin lama kabar meninggalnya pria tinggi yang baru berulang tahun ke-41 Desember kemarin itu semakin santer. Semua orang yang mengenalnya, apalagi anak buahnya terlihat sangat berduka.

Selain keramahannya, saya mengenal Pak Harjo sebagai orang yang takut ketinggian. Dia tidak malu mengakuinya, bahkan berusaha melawan ketakutannya itu. Beliau pernah cerita sewaktu pergi ke Thailand, dia “nekat” naik pagoda tertinggi di negara itu dengan melawan rasa takutnya pada ketinggian. Pak Harjo bilang, akhirnya dia berhasil sampai ke puncak pagoda walau kakinya terasa sangat lemas. Hal lain yang saya ingat soal Pak Harjo, dia adalah pembaca tulisan-tulisan saya di blog. Saya tak akan lupa saat dia pernah “menegur” saya karena tak cocok kerja di perusahaan. Dia bilang, saya seharusnya menjadi penulis saja. T_T. Tidak hanya itu, bila berpapasan, Pak Harjo juga sering mengusap perut saya sambil berkata: “tambah maju aja”, tentu saja dengan gayanya yang penuh canda mengingatkan saya supaya bersemangat menurunkan berat badan.

Tapi Tuhan rupanya lebih sayang pada Pak Harjo. Saya, dan semua orang yang pernah mengenal bapak pasti akan merindukan bapak. Merindukan canda tawa bapak, yang membuat suasana kantor ceria dan bersemangat. Selamat jalan Pak Harjo.

@windddo

Comments
  1. XY says:

    My greatest lil uncle is going to other world ~ I believe he is going to the happier place than here. He will be my forever proud.. amin jiu” I will miss you..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s