Ramai-Ramai Jalan Kaki dari Stasiun Manggarai

Posted: January 21, 2013 in Kereta Mania
Penumpang ramai-ramai berjalan kaki dari stasiun Manggarai

Penumpang ramai-ramai berjalan kaki dari stasiun Manggarai

BANJIR yang terjadi sejak hari Kamis tanggal 17 Januari 2013 kemarin, tak hanya berimbas pada lumpuhnya sebagian jalan utama dan pusat perekonomian rakyat di Jakarta. Banjir juga menyebabkan perjalanan KRL (Kereta Rel Listrik) Jabodetabek ikut terganggu. Limpahan air yang deras membuat jalur antara Stasiun Manggarai dan Stasiun Sudirman tak bisa dilalui karena tanah penyangga rel tergerus aliran air. Sementara itu, banjir yang menggenangi stasiun Kota juga membuat KRL yang biasanya berhenti di stasiun tersebut sebagai tujuan akhir dan awal pemberangkatan, tak bisa disinggahi.

Akibatnya, PT. KAI selaku operator pelaksana perjalanan KRL Commuterline Jabodetabek memutuskan bahwa perjalanan kereta baik dari arah Bogor dan Depok, serta dari arah Bekasi hanya sampai stasiun Manggarai. Hal ini sebenarnya sangat disayangkan, karena kereta bisa saja berhenti dan dibatasi perjalanannya hingga stasiun Gambir karena stasiun tersebut memiliki sistem wessel (pemindah jalur) pada rel nya. Akan tetapi, rupanya petinggi PT KAI tidak ingin melanggar peraturan yang telah mereka buat sejak Idul Fitri kemarin, bahwa KRL Commuterline dan KRL Ekonomi tidak boleh berhenti di stasiun Gambir, dalam rangka sterilisasi stasiun dari penumpang yang tidak bepergian keluar kota.

Dari sinilah sebenarnya PT KAI dituding tidak tanggap darurat banjir. Keputusan memperpendek perjalan KRL hingga stasiun Manggarai menuai protes dari para penumpang. PT KAI dinilai tidak adil karena tidak memberikan potongan harga tiket perjalanan. Selain itu, akses dari stasiun Manggarai ke pusat kota bagi sebagian besar penumpang cukup menyulitkan. Ditambah lagi, banjir yang menggenangi terowongan penghubung jalan antara sisi kanan dan kiri stasiun Manggarai membuatnya tak bisa dilewati. Akibatnya, banyak penumpang terjebak macet dan kesulitan meneruskan perjalanan dari stasiun Manggarai karena minimnya sarana transportasi penghubung.

Wanda, misalnya. Karyawan yang bekerja di perkantoran Cikini Raya ini mengaku harus mengeluarkan ongkos tambahan sebesar 20 ribu rupiah untuk ojek motor dari Manggarai hingga kantornya. Padahal, biasanya jarak stasiun Manggarai hingga Stasiun Cikini ditempuh tak lebih dari dua menit saja. “Ojeknya harus putar jalan buat hindari kemacetan, ongkosnya juga jadi mahal,” keluhnya. Andriyeanny juga mengaku bahwa sulit sekali mendapat bus umum dari Manggarai, “Belum lagi macetnya,” ujar wanita berkerudung ini.

Sampai hari Senin, 21 Januari 2013, perjalanan KRL masih dibatasi hingga stasiun Manggarai. Banyak penumpang yang akhirnya memilih untuk berjalan kaki hingga stasiun Cikini dan Gondangdia. Heri, karyawan yang bekerja di daerah Kuningan memilih untuk jalan kaki hingga stasiun Cikini karena relatif lebih banyak pilihan transportasi umum untuk menyambung ke pusat kota. “Ada kopaja 502 ke arah Thamrin dan Tanah Abang, ada juga Kopaja 20 tujuan Lebak Bulus yang lewat Kuningan. Jadinya banyak pilihan,” Ujarnya. Tak cuma Heri, banyak penumpang lain yang juga berniat sama. Akhirnya, saya pun ikut mereka menyusuri rel kereta hingga stasiun Cikini melewati rel dan hamparan kerikil yang cukup tajam. Hal ini bukannya tanpa resiko, berjalan menyusuri rel tanpa pembatas membuat kami harus waspada untuk tidak terserempet kereta diesel yang sesekali melintas. Teriakan dan sahutan peringatan saling dilontarkan pejalan kaki apabila ada kereta yang hendak lewat. Semoga saja perjalanan KRL kembali normal sehingga banyak penumpang tidak lagi ditelantarkan.

@windddo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s