Pro dan Kontra Kereta Khusus Wanita

Posted: October 14, 2012 in Kereta Mania
Tags: , , ,

Rangkaian KRL khusus wanita berhenti di stasiun Depok (dok. @krlmania)

SEJAK tanggal 1 Oktober 2012, berbarengan dengan diberlakukannya kenaikan tarif baru Kereta Rel Listrik Jabodetabek sebesar duaribu rupiah, PT KCJ (Kereta Commuterline Jabodetabek), anak perusahaan PT KAI mengeluarkan kebijakan baru: Rangkaian Kereta Khusus Wanita (RKW). Sebetulnya kebijakan ini bukan sesuatu yang benar-benar mutakhir. Sebelumnya, sejak 2009 PT KCJ telah mengkhususkan gerbong satu dan delapan (gerbong paling ujung) dari semua kereta AC commuterline, hanya diisi oleh penumpang wanita. Bukan berarti para penumpang KRL wanita tak boleh berada di gerbong lain atau gerbong campuran antara penumpang pria dan wanita, hanya saja gerbong khusus wanita diberlakukan untuk kenyamanan penumpang dan untuk meminimalkan resiko kejahatan dan pelecehan di atas kereta.

Adapun, RKW memberlakukan ke semua gerbong yang berjumlah delapan tersebut, hanya untuk mengangkut para roker (rombongan kereta) atau penumpang berjenis kelamin wanita saja. Hal ini secara bertahap disosialisasikan, dan didukung dengan petugas sentinel (petugas keamanan dan pemeriksa karcis) wanita pula.

Nah, sejak diselipkannya jadwal baru Rangkaian Khusus Wanita, yang keberangkatan paling awal dari stasiun Bogor pukul 06.30 ini, timbul pro dan kontra dari sesama penumpang kereta. Sebagian yang menolak, menuding kebijakan ini hanyalah pengalihan isu dari  kenaikan tarif KRL yang ditentang banyak pihak. Lucunya, yang menolak kebijakan ini berasal dari kaum wanita sendiri. Ada pula yang mengatakan kebijakan ini sangat diskriminatif. Beberapa orang bahkan bercanda melalui akun twitter @krlmania, komunitas roker Jabodetabek, dengan mengatakan bahwa seharusnya diberlakukan gerbong khusus pria di ujung kereta khusus wanita sebagai counter-kebijakan tersebut, hehehe… Selain itu, menurut pendapat salah satu roker, ia menyatakan keberatannya karena betapa mubazirnya melihat rangkaian Kereta Khusus Wanita sangat sepi saat padat-padatnya jam pulang kerja, sedangkan kereta berikutnya berjejalan menampung penumpang yang overload. Belum lagi, tak semua wanita mau menggunakan rangkaian ini. Entah karena pertimbangan berangkat bersama suami/keluarga, atau juga karena pertimbangan waktu.

Jadwal Kereta Khusus Wanita

Komentar dari Euis Turnia lain lagi, menurut roker yang tinggal di Bogor Barat ini, dirinya sangat terbantu oleh RKW. “Memang sih, harus berangkat dari rumah jam enam pagi, tapi RKW ini cukup nyaman rasanya. Tak terlalu penuh, dan tak ada penumpang laki-laki jadi bebas memilih di gerbong berapa saja,” ujarnya. Wanita yang bekerja di salah satu kantor di Cikini ini juga mengungkapkan ketidaksukaannya pada perilaku beberapa penumpang. “Walau sesama wanita, entah kenapa rasa empatinya malah berkurang kepada wanita lain yang membutuhkan tempat duduk. Kesal rasanya melihat gadis muda sehat, tak mau memberikan tempat duduk pada nenek-nenek ataupun ibu hamil,” ceplosnya. Apapun pendapat masyarakat, semoga niat baik PT KAI mengeluarkan kebijakan Kereta Khusus Wanita ini menjadi salah satu alternatif meningkatkan pelayanan kepada penumpang, sekaligus mengurangi tingkat kriminalitas di atas kereta.

Kereta Tetap Penuh oleh Penumpang

@windddo

Comments
  1. ayazt says:

    Hmm,, saya sendiri sebagai wanita juga kurang setuju sebenarnya karena kebetulan saya lebih sering naik kereta ramai-ramai bersama teman pria dan wanita maupun bersama pasangan. ^^ Selain itu, saya beberapa kali melihat sejumlah kaum adam protes dengan adanya kereta wanita mereka jadi sedikit terhambat/terlambat untuk sampai di tujuan. Kasian juga kalau begini ya.

    Di sisi lain, kurangnya empati antar sesama wanita juga saya rasakan beberapa kali saat ada di gerbong wanita (saya belum pernah naik kereta wanita soalnya).
    Tapi mungkin banyak juga yang perlu kereta khusus ini ya? Mau khusus wanita, khusus pria, atau campur, yang penting sekarang aman dulu deh🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s