PERAHU KERTAS (Bagian 2): Muara Cinta Dua Perahu

Posted: October 7, 2012 in Resensi Film/TV
Tags: , ,

TAK perlu menunggu terlalu lama menunggu kelanjutan bagian 1 film Perahu Kertas yang rilis saat lebaran lalu. Mulai 4 Oktober, rasa penasaran penonton, terutama yang belum membaca novelnya akan terjawab. Seperti dugaan saya, ending film ini tidak berbeda dengan kisah Kugy si gadis korslet di novel. Oh, ayolah! kecuali Dewi Lestari, penulis skenario sekaligus penulis novel Perahu Kertas memutuskan mengganti ending cerita bahwa semua tokoh diculik oleh alien, tentu akhir kisah rumitnya percintaan empat anak muda ini bukanlah sebuah spoiler.

Melanjutkan akhir dari bagian pertama saat Kugy dan Keenan kembali bertemu setelah bertahun-tahun, perasaan mereka seperti kembali ke masa lalu. Mencoba mengulang momen-momen indah mereka, keduanya ‘melarikan diri’ dari dunia mereka dan pasangan masing-masing. Baik Remi maupun Luhde, kekasih Kugy dan Keenan, merasa sikap keduanya berubah. Terlebih Remi, upayanya mengikat Kugy ke dalam hubungan yang lebih serius membuat gadis periang itu seperti kehilangan semangat hidup. Di satu sisi, dia tak bisa menyangkal perasaannya masih begitu kuat terhadap Keenan. Sisi lain, dia tak tega menyakiti perasaan Remi yang tulus mencintainya. Pilihannya kepada Remi diperkuat setelah pertemuan Kugy dengan Luhde di Bali. Keenan pun setali tiga uang dengan Kugy. Tak bisa jauh dari Kugy membuatnya mencari berbagai alasan untuk selalu berdekatan dengannya, walau berimbas merenggangnya hubungan asmaranya sendiri dengan Luhde. Bagaimanakah akhir dari dua perahu kertas yang menuju muara yang sama namun tak saling beriringan ini? tontonlah akhir kisah mengharu-biru film ini di bioskop.

Membicarakan jilid akhir Perahu Kertas, tak akan lepas dari bagian pertama film ini. Berbagai konflik yang diletuskan di awal membuat bagian kedua ini seolah kehabisan amunisi. Menit-menit awal terasa berjalan lambat. Beberapa momentum yang sebenarnya bisa diledakkan kembali untuk memperkuat jalinan kasih antara Keenan dan Kugy seperti berjalan agak datar. Untunglah, beberapa scene saat kegalauan Kugy membuat penonton ikut merasakan. Walau porsi kemunculan tokoh Eko tak sebanyak bagian pertama, beberapa dialog jenaka karakternya mampu membuat penonton tertawa geli. Jangan lewatkan saat Remi membuat keputusan akhir yang membuat penonton terisak. Di sini saya melihat totalitas chemistry akting antara Maudy Ayunda dan Reza Rahadian. Syukurlah, sutradara Hanung Bramantyo tak perlu berpanjang-panjang untuk mengakhiri kisah Perahu Kertas dengan manis dan tak berlebihan, walau saya sendiri masih berpendapat, alangkah lebih baik bila film ini tak terbagi dua walau harus berdurasi lebih panjang.

@windddo

Perahu Kertas 2 (2012) | StarVision , Mizan Production | Sutradara: Hanung Bramantyo | Penulis Skenario : Dewi Lestari | Pemain : Maudy Ayunda, Adipati Dolken, Reza Rahadian, Elyzia Mulachela, Kimberly Ryder, Fauzan Smith, Dion Wiyoko, Ira Wibowo, Tyo Pakusadewo, August Melasz, Ben Kasyafani

 

Comments
  1. idenyaandi says:

    Kakak Kugy ama Keenan ga mungkin di culik alien, masa alien diculik alien :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s