THE CABIN IN THE WOODS: Kesampingkan Semua Logika Sebelum Menonton

Posted: September 7, 2012 in Resensi Film/TV
Tags: , ,

MUNGKIN banyak dari kita yang sudah hafal betul genre horor-slasher remaja yang begitu populer di era 80-an produksi Hollywood. Sebut saja film Friday the 13th yang dibuat banyak sekuelnya dan telah di-remake beberapa tahun lalu. Film genre ini kebanyakan menceritakan sekelompok anak muda yang berlibur di suatu tempat jauh dari keramaian. Kemudian mereka tak sadar ada bahaya mengintai. Pembunuh berantai, setan, zombie, atau apapun siap menebar teror dan mencabut satu-persatu nyawa tokoh yang ada di film tersebut. Formula yang sama ini tetap dipertahankan hingga begitu klise dan mudah ditebak. Bahkan cerita horor model begini pernah diolok-olok dalam film Scream pertama (1996) karya sutradara Wes Craven. Randy, salah satu tokoh ‘sok tahu’ dan maniak film dalam Scream menerangkan, untuk selamat dari pembantaian pembunuh dalam film itu, tokoh dalam film tidak boleh melakukan dosa, seperti berhubungan intim, minum-minuman keras, menggunakan narkoba, dan dilarang mengucapkan kalimat tabu: ‘Aku akan segera kembali’.

Nah, lalu bagaimana dengan film The Cabin in The Woods (Cabin)? Film Cabin, yang disutradarai Drew Goddard dan ditulis oleh Joss Whedon, kreator serial Buffy the Vampire Slayer ini ‘nyaris’ bertutur dengan pakem yang sama. Sedikit spoiler, selama beberapa menit pertama menonton film ini, saya malah hampir berpikir kalau telah salah masuk studio film. Sampai muncul judul di layar, barulah saya yakin kalau saya menonton film yang benar. Lima anak muda, Dana, Curt, Jules, Marty, dan Holden, berencana berlibur akhir pekan di sebuah rumah tua di dalam hutan. Terdengar familiar bukan? apalagi penggambaran karakter lima anak muda ini sangat tipikal dengan tokoh-tokoh di film bergenre yang saya jelaskan di atas. Dana yang berkarakter gadis baik-baik, Curt si olahragawan, Jules yang seperti cewek murahan, Holden yang pendiam, serta Marty yang culun. Kelimanya penasaran dengan rumah milik sepupu Curt yang tampak menyimpan misteri. Sampai akhirnya mereka menyingkap tabir rahasia bahwa rumah menyeramkan itu menyimpan kutukan mematikan dan membangkitkan monster mengerikan yang siap membantai mereka satu-persatu.

Lalu, jika format cerita semacam itu yang disajikan, di manakah keistimewaan film Cabin ini? Menceritakan twist di film ini sama saja harus membocorkan keseluruhan isi cerita. Penonton mungkin kaget ketika ternyata ada konspirasi di belakang peristiwa menakutkan yang dialami oleh lima remaja tersebut. Mungkin juga kesal, karena ternyata oh, ternyata, film ini tak cuma sekadar menakuti pemirsa dengan adegan mengagetkan dan sekadar horor pembantaian biasa. Menjelang akhir film yang penayangannya sempat tertunda akibat konversi ke dalam format 3D ini, barulah penonton diberi penjelasan mengapa tokoh-tokoh ini harus mati terbunuh. Siapakah yang menyuruh? motif apa yang melatarbelakangi para pekerja ‘seni’ yang merancang tragedi ini sedemikian rupa? akhirnya, anda harus mengesampingkan logika anda jauh-jauh sebelum menonton film ini. Ketika anda menduga akan menyaksikan ending yang seharusnya, film ini malah memutarbalikkan semua persepsi anda mengenai film horor. Selamat menonton!

The Cabin in the Woods (2012) | Sutradara: Drew Goddard | Penulis: Joss Whedon, Drew Goddard | Pemain: Kristen Connolly, Chris Hemsworth, Anna Hutchison | Produser: MGM | Durasi: 95 menit

@windddo

Comments
  1. idenyaandi says:

    ga suka bagian akhirnya, masa ujungnya begitu -___-“

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s