RUMAH DI SERIBU OMBAK: Bersahabat Itu Sederhana

Posted: September 7, 2012 in Resensi Film/TV
Tags: , , , , , ,

POLA pikir anak-anak memang berbeda dengan kebanyakan orang dewasa. Anak-anak tak perlu mencari motif untuk bersahabat dengan seseorang. Pikiran mereka yang polos juga tidak terbebani oleh prasangka satu sama lain, termasuk perbedaan keyakinan. Samihi yang muslim bersahabat dengan Yanik, penganut Hindu. Mereka dipertemukan oleh nasib, peristiwa, dan empati. Semua itu sudah cukup membuat keduanya berkawan karib di masa kanak-kanak. Samihi yang trauma dengan laut karena telah menewaskan kakaknya, berbanding terbalik dengan sifat Yanik yang berjiwa bebas dan sangat mencintai lautan. Berkali-kali Yanik berusaha meyakinkan Samihi untuk belajar berenang dan menghilangkan traumanya, tanpa Samihi sadari bahwa Yanik pun menyimpan ‘mimpi buruk’nya sendiri. Berbagai peristiwa menguji persahabatan mereka sambil berusaha mengalahkan monster- monster trauma yang ada dalam jiwa mereka.

Bagi anda yang telah membaca Novel ini tentu tahu bagian-bagian mana saja yang menjadi titik penting cerita yang berlatar belakang Bali, Psikologi, Bom Bali, serta toleransi antar umat beragama ini. Sayangnya, Erwin Arnada, penulis novel sekaligus sutradara film ini terlihat kurang pas mengeksekusi adegan-adegan yang ada di film. Sejatinya, sebagai penulis cerita, tentunya dia lebih paham dengan gambaran seharusnya isi cerita yang akan dituangkan ke dalam format film. Pemainnya bahkan seringkali seperti bergumam saat mengucapkan dialog film yang ditulis oleh Jujur Prananto ini. Lukman Sardi yang berperan sebagai ayah Samihi juga tidak memberikan akting terbaiknya seperti di film-film dia sebelumnya. Kemudian, beberapa adegan yang seharusnya menjadi momentum kulminasi cerita seperti penangkapan Andrew si turis bule pelaku pedofilia, kondisi keluarga Samihi saat terjadi bom di Legian, serta akhir cerita, tidak terasa menggigit dan kurang mengaduk-aduk emosi penonton.

Diluar kekecewaan saya sebagai penonton, dan pembaca novel RDSO ini, saya masih bisa menikmati sisi lain dari pulau Bali khususnya keindahan daerah Singaraja.

FILM: RUMAH DI SERIBU OMBAK | 2012 | TABIA FILMS & WINMARK PICTURES | PRODUSER: ERWIN ARNADA, EKO KRISTIANTO | PEMAIN: ANDANIA SURI, ANDRE JULIAN, LUKMAN SARDI, DEDEY RUSMA, JERINX SID | SUTRADARA: ERWIN ARNADA 

@windddo

Comments
  1. Moedi says:

    Saya suka ad sutradara yg mau mengangkat crrita spt ini dan menjadikan Singaraja sbg tempat syutingnya.
    Dan yg paling menyenangkan adlh Jerinx SID ikut main

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s