The September Issue: Saat Trend Mode Ditentukan Seorang Wanita

Posted: June 20, 2012 in Resensi Film/TV
Tags: , ,
Anna WIntour di Peragaan Busana Vera Wang (fashionbombdaily.com)

Anna WIntour di Peragaan Busana Vera Wang (fashionbombdaily.com)

“Banyak orang menjadi gugup saat berhadapan dengan fesyen, dan (itu) membuat mereka mengolok-oloknya…” begitu kata Anna Wintour.

Anna adalah Chief-Editor majalah fesyen ternama di Amerika Serikat, Vogue. Konsep-konsep yang lahir dari pikirannya yang dituangkan dalam ratusan halaman fesyen di majalah Vogue, terciptalah trend mode yang diikuti banyak orang, termasuk apa-apa yang sedang trend dan apa-apa yang sudah ketinggalan jaman.

The September Issue adalah film dokumenter mengenai sepak terjang Anna Wintour beserta timnya dalam menyiapkan edisi bulan September majalah Vogue. Mengapa September? Bagi industri fesyen, September layaknya tahun baru. Di bulan itu, semua hal yang diperkirakan akan menjadi trend di tahun mendatang sudah diprediksi. Itulah sebabnya, Vogue edisi September biasanya terbit dengan jumlah halaman paling banyak dan paling tebal dibanding edisi bulan lainnya. Tak hanya itu, momen pembuka tahun baru fesyen ini juga dimanfaatkan para produsen kecantikan dan desainer untuk unjuk gigi sebagai sesuatu yang ‘ngetop’ dan keren di tahun depan.

Anna Wintour adalah wanita kelahiran Inggris yang berayahkan seorang jurnalis di sebuah surat kabar di London. Minatnya pada dunia fesyen muncul saat Anna remaja. Setiap bulannya dia membaca majalah Vogue dan tertarik pada seluk-beluk jurnalisme-mode dan trend yang terjadi di dunia. Keputusannya pindah ke Amerika akhirnya membuat dia menjadi pimpinan majalah mode ternama itu. Film yang disutradarai R.J. Cutler ini lebih banyak diambil dari sudut pandang  orang-orang yang bekerja padanya, terutama dari sudut pandang Grace Caddington. Grace adalah sahabat Anna dan bertindak sebagai salah satu pengarah gaya di majalah Vogue. Seringkali apa yang dilakukan oleh Grace termasuk tema pemotretan, hasil foto, maupun padu-padan pakaian ditolak mentah-mentah oleh Anna untuk masuk dalam majalahnya. Yup! Bisa dibilang Vogue adalah majalah milik Anna. Dialah yang menentukan setiap detil apa yang boleh dan tidak boleh tampil di majalah Vogue. Sikapnya yang serius dan dingin, serta tak pernah basa-basi akan apa yang dia kehendaki, membuatnya terkenal. Banyak desainer ternama menjadi sangat gugup ketika Anna menilai sendiri hasil rancangan mereka sebelum diluncurkan di peragaan busana.

Pendapat Anna Wintour paling disegani. Reputasi seorang desainer bisa langsung jatuh apabila Anna memutuskan bahwa seluruh koleksi pakaiannyanya tidak sesuai standarnya. Tetapi Anna tidak selalu sekejam itu. Matanya yang jeli juga menangkap bakat-bakat muda dan segar dan tak segan-segan memakai karya desainer baru dan mengangkat pamornya apabila dia tertarik pada karya mereka. Selain itu, Anna juga dikenal dengan sikapnya yang tak terduga. Di menit-menit terakhir dia bisa membatalkan seluruh hasil pemotretan yang sudah siap diangkat dalam majalah dan melakukan pemotretan ulang tergantung suasana hatinya.

Anna Wintour menjadi semacam ikon fesyen yang mencuri perhatian. Ditakuti, sekaligus diharapkan kehadirannya pada setiap even peragaan busana ternama. Dari pendapatnya lahirlah trend mode dunia. Dengan gayanya yang khas, rambut bob dengan poni serta setelan modis yang membungkus tubuh mungilnya yang ramping, Anna menjadi semacam Imam yang diikuti seluruh pengikut mode dunia. Jika anda familiar dengan karakter Anna, mungkin anda sudah menyaksikan film Devil Wears Prada (2006). Film yang dibintangi oleh Merryl Streep dan Anne Hathaway ini konon terinsipirasi oleh tokoh Anna Wintour dimana Lauren Weisberger, penulis novel yang menjadi inspirasi film ini pernah bekerja sebagai asisten Anna sebelum menjadi novelis. Karakter Miranda Priesley yang serupa Anna Wintour ini dikisahkan sangat ditakuti oleh karyawannya, pelaku industri mode, dan pesaingnya. Terlepas dengan ‘kekejaman’ Anna, bagaimanapun dia hanya bersikap dan berusaha mengerjakan tugasnya dengan baik. Sungguh tak disangka. Setiap keglamoran, kesenangan, dan keindahan yang terpancar pada tiap halaman majalah itu berasal dari tangan dingin seorang Anna Wintour yang serius.

The September Issue | 2009 | Sutradara: R.J. Cutler | Durasi: 90 Menit | A&E Indie Films

Comments
  1. http://www.facebook.com/meloshopduniatas says:

    power girl…super women

    artikel menarik. tengkiu ya
    sukses terus🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s