Wai Ipa, Keindahan Pantai yang Hanya Selangkah dari Rumah.

Posted: May 15, 2012 in Travel
Tags:

Kepulauan Maluku dan Maluku Utara banyak terdapat pantai-pantai indah dan cantik yang belum banyak diketahui oleh masyarakat di Indonesia. Uniknya, kekayaan wisata pantai yang begitu banyak menjadikan warga kepulauan di provinsi tersebut bisa berwisata kapanpun mereka mau karena jaraknya yang dekat sekali dengan rumah tinggal mereka. Selain itu, banyak pantai yang belum dikelola secara komersial sehingga keasriannya dan bentang alamnya masih terjaga.


Salah satu pantai yang sempat saya kunjungi ketika berkunjung ke Maluku Utara adalah Pantai Wai Ipa. Pantai Wai Ipa terletak di Pulau Sanana. Sanana merupakan ibu kota Kabupaten Kepulauan Sula di Maluku Utara. Letak kabupaten ini berada di Barat Daya provinsi Maluku Utara, terdiri dari tiga pulau utama: Pulau Mangole, Taliabu, dan Sanana. Pulau ini dikelilingi oleh Laut Banda, dan berbatasan langsung dengan perairan dekat Pulau Buru yang masuk provinsi Maluku. Hampir seluruh warga pulau ini tinggal dan beraktifitas di wilayah dekat pantai. Laut Banda yang tenang saat diluar musim ombak terlihat jernih kebiruan sepanjang jalan utama di Kota Sanana. Untuk menuju Sanana, sejak ditutupnya bandara Emalamo yang dahulu melayani penerbangan dengan rute Ternate-Sanana-Ambon dan sebaliknya, kini orang hanya bergantung pada jadwal kapal motor dari Ternate yang memakan waktu perjalanan laut selama tujuh belas jam

Pantai Wai Ipa sendiri letaknya tak jauh dari pemukiman warga. Biasanya mereka melepas lelah setelah beraktifitas seharian di Pantai menjelang waktu Maghrib sejak pukul empat sore. Sambil menikmati angin di pantai, mereka juga sekaligus bersantai sambil menyantap aneka makanan seperti pisang goreng dan rujak buah di tenda-tenda dari kayu beratapkan rajutan dedaunan kering. Laut Banda yang jernih kebiruan, pantai landai berbatu kerikil yang tidak tajam, serta pemandangan pulau Mangole dan Pulau Buru di kejauhan membuat waktu seakan berjalan sangat lambat hingga saya melupakan kesibukan dan hiruk pikuk Ibu Kota. Tak lupa pengunjung juga menikmati minuman khas yang ditawarkan di pantai ini, yaitu Guraka. Guraka adalah minuman kopi panas yang dicampur dengan jahe dan gula aren. Jika anda suka, anda bisa menambahkan tumbukan kacang kenari untuk menambah rasa gurih. Minuman ini juga biasa disebut Sarraba di daerah Ambon dan Makassar. Perbedaannya, Sarraba menggunakan santan sebagai tambahannya. Untuk menuju pantai ini anda bisa menggunakan motor, atau berkendara dari Pelabuhan sebagai pusat kota dengan menggunakan angkutan umum hingga pasar Fogi dan dilanjutkan dengan menggunakan ojek motor. Masuk ke pantai ini anda tidak dipungut biaya. Rupanya warga sekitar ingin mengelola pantai ini secara swadaya. Sayang, saya tak sempat mengunjungi dua objek wisata andalan lain di pulau Sanana yaitu Pantai Manaf dan Air Terjun Wailau karena keterbatasan waktu.

Jika anda kebetulan sedang berada di Maluku Utara, tak ada salahnya menyempatkan diri menikmati keindahan pantai-pantai yang ada di sini. Sayang rasanya jika anda selalu berkeinginan untuk pergi ke Thailand atau Vietnam misalnya, sedangkan pantai di sana kabarnya tak seindah pantai di Indonesia. Menurut saya sih, tak perlu terburu-buru ke luar negeri sebelum meng-khatam-kan objek wisata di negeri sendiri, hehehe…

Comments
  1. ajiprast says:

    satu lagi pantai indah yag belum saya kunjungi ..hiks-hiks-hiks.. sedih. visit balik ya ke blog saya, ada artikel ttg wisata Korea : http://jurnal-ap.blogspot.com/2012/05/mengenal-paviliun-expo-2012-yeosu-korea.html — Mengenal Paviliun Expo 2012 Yeosu Korea

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s