Akhirnya Nikah Juga…

Posted: July 16, 2010 in Nyinyir
Tags:

“Akhirnya kamu nikah juga…” ujar seorang kawan sambil berurai airmata haru ketika memberi selamat dan memeluk sahabat dekatnya. Ih! kalau sekiranya saya menikah nanti dan ada orang yang berkata demikian pada saya, sumpah! jangan salahkan saya jika sanggul pengantin istri atau mungkin blangkon saya akan saya jejalkan ke mulut orang itu! bagaimana mungkin? iya! selama ini saya agak heran dengan ungkapan “Akhirnya menikah”. Soalnya menikah buat saya sepertinya bukanlah tujuan akhir dari segala-galanya. Kalau memang demikian, mengapa ada perceraian? Bagaimana kalau ada orang yang berkata pada anda, “Akhirnya kamu cerai juga…” saya yakin, segala macam benda yang berada dalam jangkauan lengan anda akan melayang ke arah si penanya.

Buat saya pernikahan adalah permulaan. Oh! jangan sampai saya membicarakan mengenai permulaan dari bertambahnya berat badan lebih dulu ya? tapi memang itu kelihatan dan kenyataannya. Anda sepertinya belum pantas bernafas lega ketika pesta resepsi usai setelah anda dan pasangan resmi menjadi suami-istri. selamat datang di era baru! ucapan selamat menempuh hidup baru memang sangat cocok diucapkan kepada pasangan suami-istri yang baru saja menikah. Fase baru. Permulaan dari segala sesuatu hal yang baru. Lupakan masa-masa indah pacaran dimana masing-masing individu menjadi duta terbaik bagi diri sendiri. Saya tidak mengatakan ja-im, karena kata itu terlalu kasar. Tetapi benar kan? layaknya seorang selebritis, ketika bertemu dengan orang lain, dia menjadi ‘duta’ atau ambassador, atau apalah namanya, yang hanya menampilkan yang terbaik dari dirinya.

Maka selamat datang pada dunia dimana kenyataan laksana ilusi para pesulap mulai terungkap. Anda akan melihat permulaan dimana anda sedikit-demi sedikit mengetahui kebiasaan jelek pasangan. Permulaan dimana akan ada timbul konflik dan perbedaan pandangan antara suami istri, mertua dengan menantu, besan dengan besan, ataupun dengan adik dan kakak ipar. Belum lagi, permulaan dimana berat badan anda pelan-pelan akan bertambah secara signifikan dan enggan untuk kembali ke timbangan semasa anda belum menikah. Permulaan dimana hal-hal yang sebenarnya kecil bisa memicu pertengkaran serius jika dibiarkan. Permulaan di mana anda akan kehilangan waktu untuk diri sendiri, bergaul bersama teman-teman, hang-out, dugem, dan lain-lain. Permulaan di mana anda akan berpikir seribu kali untuk membeli suatu barang yang anda sukai tanpa sebelumnya meminta pertimbangan dari pasangan.

Jangan sampai anda berpikir saya adalah orang yang memandang sinis atau bahkan anti dengan lembaga pernikahan. Tidak kok! saya hanya mengatakan ketidaksetujuan saya dengan ungkapan bahwa menikah adalah suatu tujuan akhir hidup manusia. Soal permulaan-permulaan di atas? oh! itu baru sebagian kecil saja. Tahukah anda? bahwa menurut saya pernikahan juga merupakan sebuah permulaan dari hal-hal yang luar biasa. Permulaan anda menjadi individu yang tidak lagi egois. Permulaan anda menjadi manusia yang lebih toleran, lebih sabaran, lebih mudah beradaptasi. Benar kan? mau contoh lain? bagaimana dengan, permulaan di mana anda akan mencetak generasi yang baik dan berkualitas, permulaan anda memikirkan dan merancang masa depan yang anda inginkan bersama pasangan. Permulaan anda merasa dibutuhkan dan membutuhkan lebih kuat dari biasanya. Permulaan anda tak lagi berada dalam masa-masa kesepian tanpa adanya teman hidup.

Saya cuma menginginkan, saat saya menikah nanti, semua keluarga dan sahabat yang saya sayangi memberikan doa dan semangat buat saya untuk menghadapi era yang serba baru, serba awal, serba mengejutkan namun menyenangkan itu. Dan kepada orang-orang tersayang yang baru menikah, saya pun ikut mendoakan dan mendukung kalian semua dalam menjalani salah satu tahap permulaan dalam hidup. Jangan lekas menyerah. Kita tidak pernah tahu apa yang nanti kita hadapi kan? siapa tahu itu adalah kejutan yang menyenangkan untuk anda. Pertanyaan terakhir yang juga tak kalah penting adalah: “Kapan ya giliran saya menikah?”🙂

Comments
  1. widsky says:

    Weeeeeeeeeeeeeeewwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww……
    Good Job! I like it!
    *ala Rianti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s